Data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan, pesawat yang terdaftar dengan nomor registrasi PK-YRN tersebut dibuat pabrikan Aerei da Trasporto Regionale or Avions de transport régional (ATR) pada tahun 1988 yang lalu.
“Pesawat PK-YRN, ATR 42-300 dibuat pada 1988 dan terakhir kali dilakukan registrasi ulang oleh Trigana pada 18 Februari 2005,” dikutip dari laman Kementerian Perhubungan, Sabtu (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maskapai yang memiliki kantor pusat di daerah Kalimalang, Jakarta Timur tersebut tercatat masih mengoperasikan satu unit pesawat dengan nomor registrasi PK-YRJ jenis de Havilland Canada (DHC) 4A Caribou buatan tahun 1961, kemudian PK-YRC jenis Cessna TU 206D buatan 1969 yang masing-masing didaftarkan kembali pada 15 Maret 2004 dan 14 Mei 2003.
Laman Kementerian Perhubungan menyebutkan bahwa Trigana Air Service kini memiliki 24 rute penerbangan yang sebagian besar merupakan penerbangan perintis. Rute itu antara lain Ambon-Langgur, Jakarta-Pangkalan Bun dan Jayapura-Wamena.