Dalam acara pagelaran ini, ditampilkan kesenian musik dan tari Serampang Dua Belas dari Sumatra Utara. Tari ini merupakan jenis tari tradisional yang dimainkan sebagai tari pergaulan yang mengandung pesan tentang perjalanan kisah anak muda dalam mencari jodoh, mulai dari perkenanalan sampai memasuki tahap pernikahan.
Pagelaran dilanjutkan dengan penampilan musik tradisional Kakula. Musik ini merupakan tradisi budaya gong yang berkembang di Sulawesi Tengah. Musik ini juga memegang peranan penting pada setiap upacara adat dan pesta perkawinan, khitanan, maupun pesta lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selesai menyapa tim paduan suara, Jokowi kembali ke dalam Kompleks Istana Kepresidenan sembari melihat pertunjukan. Kali ini, giliran pergerakan musik dan tari puspa ragam kemerdekaan Nusantara yang dibawakan oleh Akademi Kepolisian yang berkolaborasi dengan Drum Corps.
Drum Corps Cendrawasih Akademi Kepolisian Angkatan 47 Detasemen Satryo Pambudi Luhur berkolaborasi dengan 220 penari taruna dan taruni Angkatan 48 Detasemen Hasta Darana untuk menampilkan gerakan tari yang mencerminkan kebesaran dan kekayaan Nusantara.
Pagelaran dilanjutkan dengan penampilan puluhan polisi cilik. Pertunjukan itu berlanjut dengan alunan musik perkusi etnik kontemporer yang menampilkan sebuah ragam tari dari berbagai budaya Nusantara dipadukan dalam koreografi yang terdiri dari tarian Bunga Jeumpa, Warung Pojok, Gambang Semarang, Melayu Darussalam, hingga tarian dari Papua. (pit)