Deputi Bidang Operasi Mayor Jenderal TNI Heronimus Guru menyebutkan daerah yang berada di sekitar Distrik Okbape yang berjarak 7 mil atau 14 kilometer (km) dari Bandara Oksibil tersebut, menjadi prioritas pencarian untuk saat ini. Pihaknya sudah mengerahkan tenaga dari unsur Basarnas, TNI Angkatan Darat, Laut, Udara, Kepolisian dan masyarakat.
"Total satuan Basarnas dan potensi yang dilibatkan sejumlah 266 orang," kata Heru di Kantor Basarnas, Senin (17/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Heronimus menuturkan kondisi medan yang sulit dan terjal menjadi salah satu kendala yang dihadapi oleh tim darat. Sehingga menurutnya, diperkirakan tim darat baru tiba sekitar 4-5 jam tergantung dengan kondisi cuaca yang terjadi disana."Untuk berapa lama pasukan sampai ke titik itu tergantung medan, diperkirakan 4-5 jam, dengan medan yang belum didatangi orang jadi sulit," kata Heronimus.
Hingga kini, menurut Heronimus, Kepala Basarnas FH Bambang Sulistyo sudah memimpin langsung operasi ini di Jayapura. Mengenai penyebab kecelakaan sampai sekarang, pihaknya belum dapat mengetahui. Sementara untuk metode evakuasi masih mengandalkan pantauan udara dan tim darat.
Heronimus mengatakan besok pencarian dari udara akan dimulai kembali pada pukul 06.30 waktu setempat. Selain itu ia juga menambahkan Basarnas akan menerjunkan tim tambahan malam ini dari pusat untuk berangkat ke Jayapura.
"Nanti malam Basarnas Special Group (BSG) yang berjumlah 12 orang berangkat naik pesawat umum," jelas Heronimus.
Sebelumnya, Tim darat pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42 nomor penerbangan IL 257 milik Trigana Air Service menghentikan operasi sementara waktu. Pencarian dan evakuasi pesawat dihentikan karena buruknya cuaca di lokasi operasi saat ini.
"Tim darat saat ini menghentikan operasi sementara. Tim berhenti karena kabut tebal, jarak pandang sangat terbatas kurang dari 10 meter, cuaca buruk, dan dingin," ujar Kepala Biro Operasi Polisi Daerah Papua Komisaris Besar Tatang kepada CNN Indonesia, Senin (17/8).
Saat ini, Tatang bersama tim darat pencarian dan evakuasi dari unsur Badan SAR Nasional, TNI, dan kepolisian diketahui sedang berada di kawasan pegunungan Oksob yang memiliki tinggi 3.500 meter. Tercatat ada 200 personil evakuasi dari jalur darat yang menghentikan operasi sementara. (pit)