Ketua Panitia Karnaval Khatulistiwa Jay Wijayanto menjelaskan, karnaval ini berisi rangkaian kegiatan yang mencakup karnaval darat dan air (sungai), serta panggung hiburan yang menampilkan sejumlah artis dan musisi.
Rencananya, dengan mengenakan kostum karnaval, Presiden Jokowi akan menyinggahi dua tempat berikut ini:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi akan bergabung dengan rangkaian peserta karnaval darat di sekitar Jalan KH Ahmad Dahlan. Ia akan menumpangi mobil hias dengan kawalan barisan ksatria Dayak menuju salah satu ikon pariwisata populer di Pontianak, yakni Taman Alun Kapuas.
Taman yang terletak tepat di depan Kantor Wali Kota Pontianak ini nampak tertata rapi dengan air mancur dan replika Tugu Khatulistiwa sebagai hiasannya. Di lokasi seluas 3 hektare ini, pengunjung bisa melihat aktivitas masyarakat sekitar, seperti kegiatan penyeberangan feri ke Pontianak Utara dan warga yang sedang mendayung sampan.
Tak hanya itu, di Taman Alun Kapuas juga biasa digelar berbagai macam acara, baik perlombaan maupun kegiatan kebudayaan dan pariwisata, misalnya Lomba Meriam Karbit, Festival Budaya Bumi Khatulistiwa, dan lain sebagainya.
2. Masjid Jami Pontianak
Usai karnaval darat, kegiatan dilanjutkan dengan karnaval air menyusuri Sungai Kapuas Besar dan Sungai Kapuas Kecil menggunakan sampan atau perahu tradisional yang dihias. Sebanyak 1.500 perahu hias dari 18 provinsi, termasuk Kalimantan Barat, akan berpartisipasi dalam karnaval air ini. Konvoi perahu hias akan dilepas oleh Presiden Jokowi dengan menyalakan 70 meriam karbit dari anjungan depan Masjid Sultan Abdurrahman yang dibangun pada tahun 1771.
Masjid Sultan Abdurrahman lebih dikenal sebagai Masjid Jami. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Pontianak sekaligus masjid pertama yang berdiri di Provinsi Kalimantan Barat. Masjid ini dan Istana Kadriah merupakan cikal bakal lahirnya Kota Pontianak.
Nama masjid ini diambil dari nama sultan pertama di Kesultanan Pontianak sekaligus pendiri Kota Pontianak, Sultan Sayyid Syarif Abdurrahman Alkadrie, sebagai tanda penghormatan.
Untuk diketahui, Karnaval Khatulistiwa merupakan kegiatan pesta rakyat yang menampilkan parade kebudayaan nusantara melibatkan ribuan masyarakat, pelaku seni, budayawan hingga figur-figur terkemuka. Gelaran ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah bekerjasama dengan Panitia Nasional Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka (G70). (gir/gir)