Cawen (61) warga dusun Basen RT 01 RW 3 Kabupaten Purwokerto, hanya bisa duduk dan menunggu selama dua hari ini. Dirinya masuk ke Asrama Haji Embarkasi Solo bersama puluhan calon haji lainnya sejak Jumat kemarin, namun karena suaminya belum mendapat visa terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci agar bisa tetap ibadah bersama.
"Saya menunggu paspornya bapak, saya kepikiran terus selama di asrama ini. Jumat malam saya masuk hingga hari ini belum ada kepastian kapan berangkat,” ujarnya saat ditemui CNN Indonesia di Asrama Haji Embarkasi Solo, Ahad (23/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ibu mertua saya belum dapat visa, hingga saat ini belum bisa direncanakan. Kalau sudah siap visanya baru bisa diberitahukan keberangkatannya. Dari sini ada 18 orang yang belum mendapatkan visa,” tuturnya.
Kepala Sub Bagian Humas Panitia Pengawas Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi mengatakan hingga Minggu siang petugas masih mendata lagi berapa calon haji yang belum mendapatkan visa. "Sementara yang hari ini sudah mendapatkan visa akan diberangkatkan Kloter 8 Minggu malam", jelasnya.
Adapun untuk visa calon haji lainnya diusahakan dalam satu hari atau dua hari mendatang sudah mendapat kejelasan dari kedutaan. Petugas PPIH Jakarta terus melakukan koordinasi dengan Kedutaan agar visa para calon haji bisa segera keluar dan diberangkatkan sehingga tidak menumpuk di Asrama Haji Donuhudan Boyolali, Jawa Tengah. (obs)