Komisioner Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron mengatakan, meski sudah disosialisasikan sejak Joko Widodo menjadi Gubernur DKI Jakarta, namun warga masih saja belum memahami keinginan Pemprov.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khoiron mencontohkan bentrokan yang terjadi di Pinangsia beberapa waktu lalu. "Berapa jumlah pasukan, saya kira itu berlebihan," katanya.
Karena itu ia berharap Gubernur DKI Jakarta atau Ahok transparan dalam penataan kawasan ibu kota. "Proses transparansi penting dalam konteks penataan tata kota," katanya.
Meski mendapat tentangan dari warga, penggusuran kawasan langganan banjir di Kampung Pulo tetap dilakukan. Kini sebanyak 524 bangunan rumah sudah rata dengan tanah.
Sebagai gantinya, warga ditempatkan di Rumah Susun Jatinegara Barat. Sementara di lokasi yang digusur sekarang akan dibenahi dan ditertibkan untuk mencegah banjir terus terjadi di Jakarta. (sur)