Hal pertama yang coba diklarifikasi para Srikandi adalah keberadaan mobil mewah yang dimiliki Saut. Hal tersebut dipertanyakan Anggota Pansel Diani Sadiawati. Pansel menerima laporan terkait kepemilikan Saut akan mobil jeep merek Rubicon dengan nomor polisi B 54 UTS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saut bahkan menunjukkan bukti berupa Surat Tanda Nomor Kendaraannya (STNK) kepada Destry.
"Bapak intelijen, kami juga punya intelijen. Sekalian jawab pengetahuan akan TPPU," ucap Yenti.
Saut mengatakan hal tersebut tidak benar. Staf ahli kepala Badan Intelijen Negara ini mengatakan perusahaan tersebut hanya digunakan untuk mengakses informasi society inteligent. Oleh sebab itu, Saut mengatakan tidak ada laporan keuangan karena memang tidak ada kegiatan yang dilakukan.
"Saya siap mati hari ini kalau perusahaan itu digunakan (untuk yang lain)," ucapnya. (Baca juga: Celetuk Tanya Pansel Capim KPK, Dari Harta Hingga Wanita)
Mendengar hal tersebut, Destry pun melontarkan guyonan dengan mengatakan Saut sepertinya memiliki banyak musuh karena banyaknya laporan yang diberikan kepada Pansel. Guyonan tersebut pun ditanggapi dengan santai oleh Saut.
"Calon ketua KPK harus begitu. Banyak yang tak suka," kata Saut menyambut guyonan itu. (sur/sur)