"Kita khawatir ada gejolak lebih serius ke masyarakat dan muncul persoalan sosial seperti 98. Saat ini muncul keresahan dengan kondisi rupiah sekarang yang memungkinkan terjadinya PHK. Kemudian ditambah dengan daya beli (masyarakat) menurun," kata Ketua KAMMI Andriyana usai bertemu JK di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (1/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Andriyana, penyampaian aspirasi oleh pihaknya ini mendapat respons yang baik dari JK. Tak hanya itu, kedatangan para mahasiswa ini juga untuk menyampaikan undangan Muktamar KAMMI di Banjarmasin yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober-4 November mendatang.
Soal tenaga kerja asing jadi sorotan utama buruh, menurutnya saat ini pemerintah tak memiliki keberpihakan pada pekerja lokal yang mengakibatkan meningkatnya PHK dalam negeri. Selain itu, buruh juga masih memperjuangkan isu-isu lama dari mulai upah layak, sistem alih daya, hinga jaminan kesehatan.
Sebagai informasi, hingga bulan Juli 2015, izin bagi para Tenaga Kerja Asing yang diterbitkan sebanyak 54.953 buah. Sepuluh besar negara yang mengajukan izin TKA adalah Tiongkok, Jepang, Korsel, India, Malaysia, Amerika Serikat, Thailand, Australia, Filipina, dan Inggris. (hel)