"Ada tiga perusahaan yang telah merumahkan karyawan, tapi belum sampai PHK. Upah pokoknya masih dibayar," kata Asep Tulang, Koordinator SPSI Kabupaten Bandung saat mengikuti aksi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (1/9). Meski begitu, mereka kehilangan pendapatan sebesar 20 persen dari biasanya.
Sementara itu, pimpinan buruh dari Serikat Pekerja Nasional Dewan Pimpinan Cabang Jakarta Utara, Agus Rantau, mengatakan belum ada kasus PHK di Kawasan Berikat Nusantara (KBN). "Belum ada PHK di KBN Cakung dan Marunda," kata Agus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin semua aspirasi diakomodir pemerintah dalam aksi hari ini. Dari daerah akan demo besar-besaran kalau tuntutan hari ini tidak direspons," kata Asep
Mengurangi tenaga kerja itu pilihan terakhir. Tentu ini kondisi yang tidak mengenakkan bagi tenaga kerja," kata Enny..
Bagi Enny, perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini tidak bisa dilihat secara parsial karena persoalannya memang kompleks.
Menurut Enny, pemerintah tak cukup hanya mengimbau pelaku usaha untuk tidak mem-PHK para karyawannya. Perlu juga diberikan insentif atau stimulus kepada pengusaha agar sektor riil bisa berjalan kembali.