Ahok, sapaan akrab Basuki, hanya mengatakan pembebasan lahan kawasan Bidara Cina akan dilakukan secepatnya.
"Yang mana? Bidara Cina? Bidara Cina mesti segera kita bebaskan (tanahnya) karena dia duduk di atas tanahnya orang," kata Ahok ketika ditemui di Balai Kota, Jakarta, Rabu (2/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalahnya minta ganti duit, padahal itu bukan tanahnya dia," katanya.
"Program kampung deret masih. Kita mau bikin (kampung deret) tapi mesti ditutup banjirnya dulu,"ujarnya.
Relokasi yang belum jelas itu membuat warga Bukit Duri harus merasakan banjir tahunan yang akan menyambangi Ibu Kota. Ahok mengatakan banjir tahunan yang terjadi bisa membuat efek jera, sehingga mempermudah relokasi di kemudian hari.
"Bukit Duri tunggu banjir dulu. Rasain dulu banjir tahun ini," kata Ahok.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur ratusan rumah warga yang berada di bantaran Sungai Ciliwung pada Kamis (20/8) lalu. Penggusuran dilakukan untuk program normalisasi Kali Ciliwung sebagai langkah antisipasi banjir yang melanda ibu kota setiap tahunnya. (meg)