Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus jaringan penyelundup narkotik internasional yang melibatkan tiga warga negara Nigeria, tiga warga negara China dan 17 WNI, di Jakarta Rabu, 9 September 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus jaringan penyelundup narkotik internasional yang melibatkan tiga warga negara Nigeria, tiga warga negara China dan 17 WNI, di Jakarta Rabu, 9 September 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Petugas kepolisian khusus narkoba memegang kantong berisi shabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 9 September 2015. Selain enam warga negara asing, ada 17 warga Indonesia yang juga ditangkap dalam penyelundupan kali ini. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Berbagai jenis narkotika dikemas dalam kantong plastik di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 9 September 2015. Dalam penangkapan kali ini, petugas berhasil mengamankan narkotik jenis sabu sebanyak 115 kilogram dan 5450 butir ekstasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Petugas kepolisian khusus narkotika memperlihatkan sepatu yang berisi kemasan narkotika jenis shabu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 9 September 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Dalam penangkapan kali ini, petugas menilai narkotik jenis sabu sebanyak 115 kilogram dan 5450 butir ekstasi itu setara dengan Rp174 Miliar. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso memberikan keterangan terkait pengungkapan narkotika jaringan internasional di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 9 September 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)