"Pak JK menyampaikan belasungkawa dan duka cita sedalam dalamnya atas wafatnya Prof. Ali Wardhana, salah seorang putra terbaik bangsa. Semoga khusnul khotimah serta amal jariahnya diterima di Allah SWT, dan keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan," kata JK melalui pernyataan yang disampaikan oleh Juru Bicara Wakil Presiden, Husain Abdulla, Jakarta, Selasa (15/9).
Ali Wardhana tutup usia pada pukul 15.30 WIB, kemarin, Senin (14/9). Almarhum meninggal dunia di usia 87 tahun karena menderita sakit dan disemayamkan di rumah duka di Jalan Patra Kuningan XV Nomor 6 dan akan dimakamkan hari ini. (Baca juga: Ali Wardhana, Mantan Menko Ekuin Orde Baru Tutup Usia)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria kelahiran Solo, 6 Mei 1928 ini juga pernah tercatat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama 10 tahun yakni kurun waktu 1967 hingga 1978. (Baca: Kisah Inflasi 650 Persen dan Cerutu Ali Wardhana)
Setahun kemudian, Ali berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya dan meraih gelar Ph.D juga dari universitas yang sama. (Baca juga: Sosok Ali Wardhana, Saksi Kunci Perkara Yayasan Soeharto)
Kepakaran Ali dalam bidang ekonomi diakui lembaga internasional. Hal itu dibuktikan dengan terpilihnya dia sebagai Ketua Board of Governors Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional untuk periode 1971-1972. (meg)