Dijadwalkan yang diuji hari ini adalah untuk sesi pertama terdapat nama Soehardjono Sastromihardjo, calon dubes untuk negara Republik Kenya; Safira Machrusah untuk Republik Demokratik Rakyat Aljazair; Sri Astari Rasjid untuk Republik Bulgaria.
Untuk sesi kedua, terdapat nama Tito Dos Santos Baptista untuk Republik Mozambique; Wiwiek Setyawati Firman untuk Republik Finlandia dan Yuri Octavian Thamrin calon dubes untuk Kerajaan Belgia merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enam akan kita selesaikan hari ini di pleno, muaranya siapa yang dianggap layak dan siapa yang layak dengan catatan," kata Tantowi di Gedung DPR, Jakarta.
Sebelumnya, ada tiga fokus yang disoroti Komisi I dalam uji kelayakan, yakni wawasan politik dalam dan luar negeri, kecakapan dalam komunikasi dan berdiplomasi, serta kemampuan penunjang lainnya seperti penguasaan bahasa dan aktivitas keikutsertaan para calon dubes dalam berorganisasi.
Tantowi menegaskan Komisi I berusaha objektif melakukan penilaian terhadap para calon. Meski muncul kritikan dari sejumlah pihak yang menyebut adanya calon dubes titipan Jokowi, namun Tantowi memastikan hal itu tidak menjadi pengaruh yang mengurangi esensi dari uji kelayakan.
"Sempat terjadi diskursus skema balas jasa dari presiden terhadap para relawan. Itu tidak kami gubris sama sekali. Kalau bagus, kami pasti berikan rekomendasi. Bila tidak, kami sampaikan tidak patut," kata politikus Partai Golkar itu. (hel/hel)