"Pilkada masih lama. Kan saya ngomongnya sudah dari tahun lalu," kata Ahok saat ditemui seusai meresmikan pembangunan masjid di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/9).
Ia menambahkan, "Orang mau nilai apa enggak usah didengerin, lah. Saya beres menjabat saja nanti Oktober 2017. Ini saja belum Oktober."
Lebih lanjut, Ahok mengatakan masjid itu kemungkinan akan dinamakan 'Fatahillah'. Ide pembangunan masjid ini, kata Ahok, didapatkan setelah ia berkunjung ke sebuah masjid di kawasan Jakarta Barat. Padahal, awalnya, Ahok mengaku tidak sadar bahwa di Balai Kota belum ada masjid. Dari situlah, ia kemudian berniat membangun masjid di kantornya tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilkada DKI Jakarta yang akan digelar pada 2017 memang sudah mulai memanas meski masih lama. Memanasnya isu Pilkada DKI Jakarta dimulai beberapa minggu lalu ketika pengusaha muda Sandiaga Ugo disebutkan bakal maju.
Lalu kemudian Golkar yang menyebutkan tiga nama untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2017. Mereka adalah Tantowi Yahya yang kini menjadi Wakil Ketua Komisi I DPR, Azis Syamsuddin yang kini menjadi Ketua Komisi III DPR dan Idrus Marham yang kini menjadi Sekjen Golkar kubu Munas Golkar.
Ahok tampaknya menikmati dengan banyaknya calon di Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. Bahkan Ahok meminta kepala daerah yang dinilainya bagus untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta. Ahok menyebut, jika makin banyak kepala daerah untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta akan lebih baik. Pasalnya, mereka akan bekerja keras untuk membangun daerahnya dulu sebelum maju ke Pilkada DKI Jakarta.
Beberapa nama kepala daerah yang disebut Ahok bagus dan akan membuat Pilkada DKI Jakarta menarik 2017 jika mereka maju adalah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Makassar Danny Pomato, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas hingga Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah.
(hel)