“Saya berhubungan baik dengan Bang Buyung sejak tahun 1971. Saya merasa paling dekat dengan beliau. Dia saya panggil ‘Abang.’ Ketika lagi susah, saya selalu dibantu beliau,” kata Assegaf yang sedang bersiap-siap menuju Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, tempat Buyung dirawat beberapa waktu terakhir.
Lihat juga:Adnan Buyung Nasution Meninggal Dunia |
Menurutnya, Rika adalah salah satu orang yang mendampingi Buyung siang dan malam selama dirawat di RSPI. “Saat semalam saya tanya kabar Bang Buyung ke Rika, dia bilang Abang sudah agak mendingan karena ada satu alat yang sudah dilepas dari tubuhnya,” kata Assegaf.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kondisi Buyung disebut Rika membaik, Assegaf tak tenang. Dia berniat menjenguk sahabat sekaligus mentornya itu pagi ini meski ia pun sedang tak sehat.
Hingga saat ini ponsel Assegaf terus berdering dari para kolega yang hendak menanyakan kabar wafatnya Buyung sekaligus berniat melayat.
Sebelum menjadi salah satu pengacara kondang di negeri ini, Buyung mengawali kariernya dengan menjadi Kepala Humas Kejaksaan Agung tahun 1957-1968. Dia juga pernah menjadi anggota DPRS/MPRS periode 1966-1968 dan Ketua Dewan Pengurus Lembaga Bantuan Hukum tahun 1970-1986.
Buyung juga pernah menjadi Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia periode 1981-1983. Konsultan Hukum Adnan Buyung & Associates yang dia dirikan sejak 1969 sampai saat ini masih terus menangani sejumlah kasus hukum. (agk)