Menurut Taufik, pembuktian harta pejabat bisa dilakukan dengan membayar pajak. Dia pun mempertanyakan pembuktian terbalik yang dimaksudkan oleh Ahok seperti apa.
Terkait transparansi, Taufik mengatakan tidak seharusnya pejabat memamerkan uang yang dimilikinya kepada masyarakat. Dia mencontohkan, jika harus mengecek kekayaan anggota DPRDJakarta, masyarakat bisa mengecek ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pendaftaraan calon dewan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi pernyataan Taufik, Ahok mempertanyakan pencitraan apa yang dia lakukan. Menurut Ahok, pernyataannya konsisten semenjak menjabat Bupati Belitung Timur.
Meskipun tidak ada kewajiban untuk melakukan pembuktian harta terbalik. Sejak dulu Ahok tetap konsisten untuk menantang para pejabat untuk melakukan pembuktian terbalik.
Sebelumnya, DPRD Jakarta mengusulkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menaikkan gaji Ahok. Nantinya, jika gaji Ahok naik, maka gaji anggota dewan pun akan ikut naik sebab gaji anggota dewan merupakan 75 persen dari gaji gubernur.
Ahok yang mengetahui usulan tersebut pun setuju jika gajinya dinaikkan. Namun, dia meminta syarat kenaikkan gaji tersebut dibarengi dengan pembuktian harta terbalik agar masyarakat bisa memantau kekayaan yang dimiliki pejabat di DKI Jakarta. (utd)