"Dari mulai lepas landas sampai 11 menit ketinggian mencapai 8 ribu kaki. Rencananya dikontak jam 15.15 WITA," kata Eko di kantor Aviastar, Jakarta, Jumat (2/10).
Pesawat yang terbang dari Bandara Andi Djema, Masamba itu seharusnya menempuh waktu 70 menit, namun hingga kini belum ada kabar mengenai keberadaan pesawat tersebut.
Lihat juga:Pesawat Aviastar Hilang Saat Cuaca Cerah |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda keberadaan pesawat Aviastar tersebut. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo telah membenarkan informasi hilangnya pesawat tersebut.
Selain penerbangan penumpang, Aviastar memberikan layanan untuk koorporasi dalam semisal kargo terutama untuk jalur penerbangan Kalimantan dan Papua. Aviastar telah mendapatkan sertifikasi Air Operator Certificate (AOC) di 2003.
Dari laman resminya, aviastar.biz, setidaknya ada 10 rute penerbangan yang dimiliki Aviastar, yaitu Jakarta, Lampung, Balikpapan, Palangkaraya, Samarinda, Makassar, Nabire, Tana Toraja, Datah Dawai dan Banjarmasin.
Pesawat buatan Kanada tahun 1981 ini membawa tujuh penumpang dan tiga awak kabin. (pit)