General Manager Comercial Aviastar Mandiri Petrus Budi Prasetyo mengatkan pihaknya telah mempersiapkan seluruh akomodasi keluarga berupa transportasi, penginapan, termasuk kompensasi yang harus diberikan sesuai aturan yang berlaku.
"Transportasi, penginapan, kompensasi yang dibutuhkan sesuai aturan, pihak keluarga akan diberikan kompensasi," kata dalam konferensi persnya di kantor Aviastar, Jumat (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka sudah bergerak melalui jalan darat dari Makassar dan Masamba. Untuk jalur udara dilakukan besok pagi," ungkap Petrus.
"15.15 WITA tidak ada kontak lagi, tidak ada jawaban. Itu seharusnya kontak untuk izin turun ketinggian dan mengambil posisi mendarat di Makassar."
Pesawat direncanakan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin 15.39 WITA, namun akhirnya pesawat dinyatakan hilang karena komunikasi tidak bisa dilakukan oleh pihak pengawas udara.
"Iya benar, pesawat Aviastar yang hilang kontak. Pesawat berangkat 13.26 WITA," ujarnya kepada CNN Indonesia.
Maskapai penerbangan Aviastar yang berdiri di atas naungan PT Aviastar Mandiri merupakan pesawat yang melayani rute penerbangan di wilayah Indonesia Tengah dan Timur.
Selain penerbangan penumpang, Aviastar memberikan layanan untuk koorporasi dalam semisal kargo terutama untuk jalur penerbangan Kalimantan dan Papua. Aviastar telah mendapatkan sertifikasi Air Operator Certificate (AOC) di 2003.
Dari laman resminya, aviastar.biz, setidaknya ada 10 rute penerbangan yang dimiliki Aviastar, yaitu Jakarta, Lampung, Balikpapan, Palangkaraya, Samarinda, Makassar, Nabire, Tana Toraja, Datah Dawai dan Banjarmasin.
Pesawat buatan Kanada tahun 1981 ini membawa tujuh penumpang dan tiga awak kabin. (pit)