Pantauan CNN Indonesia, dua kapal perang sudah bersandar di Dermaga II pelabuhan. Dua kapal perang itu adalah KRI Teluk Bintuni dan KRI Oswald Siahaan. Sejumlah kendaraan tempur lainnya, baik kapal perang maupun tank juga sudah terparkit di Dermaga I.
Sementara itu sebuah truk penyedot debu dikerahkan untuk membersihkan area yang besok akan menjadi area defile. Pasukan Pengamanan Presiden pun terlihat menyisir area upacara.
Sebuah panggung raksasa berukuran panjang 150 meter yang dapat menampung seribu undangan telah berdiri di tengah Dermaga II. Dua panggung kecil yang disediakan untuk masyarakat mengapit panggung utama tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, upacara besok akan menjadi sejarah baru dalam perayaan hari ulang tahun institusinya. "Belum pernah ada sepanjang sejarah TNI, demonstrasi AD, AU, AL dilakukan di satu tempat yang sama," ujarnya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, siang tadi.
Gatot berkata, ia memerintahkan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi untuk mencari tempat yang pas untuk rencana demonstrasi pertempuran TNI.
"Setelah dicari, sebenarnya ada dua tempat yang memenuhi syarat yaitu Pantai Cilegon dan ada yang satu lagi. Tapi yang satu lagi itu repot sekali, daerahnya susah dijangkau penonton," ujarnya.
Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menjadi inspekstur upacara pada upacara besok. Sementara itu, Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD Letnan Jenderal Edy Rahmayadi, akan bertugas sebagai komandan upacara. (sur)