Gatot mencontohkan, radar adalah alat pertama yang mampu mendeteksi keberadaan kelompok maupun orang-orang tertentu yang hendak melanggar batas wilayah Indonesia.
"Kami harus mempunyai radar yang bisa mendeteksi siapapun yang masuk ke wilayah Indonesia," ujarnya di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Minggu (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahap kedua dalam menegakkan kedaulatan itu baru akan terwujud jika Angkatan Udara dan Angkatan Laut memiliki peralatan yang dapat mencegat para pelanggar.
Akan tetapi, proses penegakan wilayah negara itu tidak akan terlaksana jika alat utama sistem persenjataan TNI tidak memiliki kemampuan menakuti-nakuti lawan (deterrent effect).
"Kami harus mencari alutsista terbaru dan yang battle proven," katanya.
Di balik seluruh kondisi ideal yang ia sebutkan, Gatot menuturkan, TNI sebenarnya memiliki keunggulan dibandingkan institusi militer negara lain, yakni kebersamaan dengan rakyat yang telah terbangun sejak zaman kemerdekaan.
"Sebenarnya, kata kunci yang ditakuti dunia adalah jika TNI maju bersama-sama dengan rakyat," ucapnya. (gen)