"Betul (Pak Gayus tinggalkan Lapas Gunung Sindur) untuk melayat orang tuanya yang meninggal di rumah sakit daerah Cikini," ujar Gumilar saat dikonfirmasi, Selasa (6/10), seperti dilansir detik.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cuma sebentar kok 3,5 jam keluarnya. Jam 21.30 WIB sudah kembali lagi ke sini. Di rumah sakit juga cuma 20 menit kok," katanya.
Namun dikarenakan adanya sejumlah syarat yang harus dipenuhi pihak keluarga, maka Gayus baru diizinkan keluar lapas pada pukul 18.00 WIB tadi.
"Berita meninggal ayahnya tanggal 5 kemarin, tapi syarat-syaratnya yang harus dipenuhi banyak jadi dari pagi dipenuhi dulu. Dikeluarkannya malam karena untuk memenuhi surat-surat itu mereka mungkin butuh waktu," katanya.
Dalam perjalannya ke Cikini, Gayus pun dipastikan dibawa dengan pengawalan yang cukup ketat. Gumilar menyebut, Gayus keluar dengan pengamanan dari Brimob.
"Berdasarkan surat permohonan keluarga, kita bahas dulu. Kami minta Brimob dari Kedung Halang untuk pengawalan. Perjalanannya juga cukup lama, jadi sampai ke Lapas Gunung Sindur sekitar (pukul) 17.30 WIB. Jam 18.00 WIB baru berangkat," katanya.
Pada pertengahan bulan lalu, Gayus sempat kembali menggegerkan publik setelah foto dirinya bersama dua orang wanita di dalam sebuah rumah makan, tersebar di dunia maya.
Kala itu, sumber CNN Indonesia di Kementerian Hukum dan HAM menyatakan, Gayus dipinjam dari tahanan karena dipanggil hakim Pengadilan Agama Jakarta Utara.
"Tanggal 9 September dia mendapat panggilan dari Pengadilan Agama Jakarta Utara. Panggilan itu tidak dia wakilkan ke pengacara atau pihak ketiga," katanya, Senin (21/9). (meg)