"Sebenarnya pemerintah sama sekali tidak menutup diri terhadap bantuan. Tetapi dari bantuan itu, pemerintah tidak mau kemudian diklaim. Ini kan pemerintah sedang sungguh-sungguh menyelesaikan (bencana kabut asap), termasuk statusnya. Jadi jangan sampai diklaim mereka,” ujar Pram –sapaan Pramono, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10).
Jika nantinya persoalan asap yang masif itu berhasil diatasi, kata Pram, itu merupakan hasil kerja keras pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kementerian Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Singapura sudah menyiagakan pesawat C-130 untuk operasi modifikasi cuaca, satu helikopter Chinook dengan penampungan air untuk pemadaman api dari udara dan dua pesawat C-130 untuk mengangkut tim pemadam kebakaran dari Pasukan Pertahanan Sipil Singapura," tulis MINDEF dalam pernyataan resmi mereka.
Lihat juga:Kabut Asap Buat Tensi RI-Singapura Naik |
Sementara Ketua Badan Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit justru meminta pemerintah RI untuk tak gengsi menerima bantuan asing untuk mengatasi kabut asap. Indonesia, menurut Supit, juga mesti terbuka terhadap negara-negara tetangganya yang ikut menderita akibat kabut asap kebakaran hutan RI.