Heli Eurocopter EC 130 PK-BKA milik perusahaan penerbangan Angkasa Semesta hilang kontak setelah tinggal landas dari Desa Siparmahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir menuju Bandara Internasional Kualanamu.
Rute heli nahas itu yakni Samosir, Kota Pematang Siantar, langsung ke Bandara Kualanamu dengan waktu tempuh satu jam 30 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat terlihatnya helikopter oleh sejumah warga itu disampaikan oleh Kepala Administratur Bandara Internasional Kualanamu Herson.
Herson mengatakan sampai sejauh ini heli masih dinyatakan hilang kontak. Administratur bandara berkoordinasi dengan Tim SAR sudah membuka posko di bandara.
Sebuah helikopter sewaan tujuan Samosir ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang, dikabarkan hilang kontak Ahad (11/10). Sebelumnya, Sugio, petugas informasi di Bandara Kualanamu mengatakan pihaknya sedang mencari tahu informasi ihwal dugaan hilangnya heli. “Iya benar ada heli hilang kontak. Kita sedang mencari tahu,” katanya kepada CNN Indonesia.
Sugio menyebut heli itu membawa dua awak, satu pilot dan satu teknisi dan tiga penumpang. Heli yang hilang kontak adalah Eurocopter EC 130 PK-BKA milik perusahaan penerbangan Angkasa Semesta. Heli ini membawa dua awak, satu pilot, dan satu teknisi. (obs/obs)