“Terjadi aksi anarki. Massa membakar satu gereja, satu undung-undung (rumah ibadah berukuran kecil). Ketika hendak ke tempat ketiga, massa diamankan tentara dan polisi,” kata Bupati Aceh Singkil, Safriadi, kepada CNN Indonesia.
Menurut Safriadi, saat ini situasi yang mencekam telah terkendali. Polisi dan tentara menurunkan lebih dari 100 personel untuk menjaga Desa Suka Makmur. (IKUTI FOKUS: Rusuh Warga Pecah di Aceh Singkil)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT