Salah seorang warga Maradona Purba mengatakan, warga memilih mengungsi ke Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Tapanuli Tengah. "Sekitar dua jam perjalanan dari Aceh Singkil," kata Purba kepada CNN Indonesia.
Meski merasa aman di markas militer tersebut, kekhawatiran masih melanda warga apalagi jika malam hari ini. Sementara di jalan depan Koramil terus terlihat gelombang pengungsi menuju Tapanuli Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kerusuhan, ada satu korban tewas. Sementara tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.
Massa yang berjumlah ratusan orang itu, menurut sang bupati, membakar satu bangunan gereja dan satu undung-undung atau rumah ibadah berukuran kecil. Ketika hendak menuju lokasi ketiga, mereka dicegat oleh polisi dan tentara. (IKUTI FOKUS: Rusuh Warga Pecah di Aceh Singkil)
Safriadi menyatakan situasi di daerahnya kini telah mulai tenang dengan penjagaan tambahan dari polisi dan tentara.