"Enggak usah ijazah, yang penting kerja. Kami enggak peduli ijazah Anda apa. Kalau kinerja tidak baik, lebih baik keluar," kata Ahok saat memberi sambutan dalam acara pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tenaga honorer kategori II tahun 2014 di Balai Kota, Jakarta, Kamis (15/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Labih jauh Ahok menilai banyak pegawai honorer, misalnya guru, yang justru bekerja lebih keras dibandingkan guru yang telah berstatus PNS. Padahal, kata Ahok, guru seharusya bekerja lebih keras lagi karena siswa butuh perhatian khusus.
Profesi guru, kata Ahok, harus lebih peka terhadap persoalan ini. Ia berharap para guru bisa memberikan perhatian lebih kepada siswa yang paling membutuhkannya.
"Waktu saya jadi bupati, saya lihat anak-anak Muslim wajib pake baju koko. Yang perempuan juga wajib pakai jilbab padahal sehari-hari tidak pakai. Karena sekolah, terpaksa keluar uang lagi," kata Ahok.
(obs)