"Saya kira bagus ada program bela negara. Menurut saya, kalau ada program bela negara dimasukkan ke mata pelajaran itu sudah bagus. Mulai dari pelajaran saja dulu," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (15/10).
"Saya kira semua negara harus lakukan, namun bukan paksaan. Kalau suatu hari negara ini diserang, Anda mau angkat senjata enggak? Pasti angkat senjata kalau patriot," kata Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ahok Tidak Terima Dinilai Bela Pemilik Modal |
Ia berpendapat resimen mahasiswa (menwa) dapat menjadi tombak terdepan untuk pelatihan bela negara. Ahok menilai Menwa juga akan berada di garis terdepan bila suatu saat Indonesia diserang negara lain.
Kementerian Pertahanan akan menyelenggarakan pembentukan kader pembina bela negara 19 Oktober mendatang, di 45 kabupaten dan kota secara serentak. Melalui pelatihan tersebut, Kemhan mencanangkan 4.500 warga sipil siap menjadi pembina.