Penutupan tersebut menyusul peristiwa tewasnya salah seorang mahasiswa bernama Daniel Vicli Pardamean Tambunan (18) ketika mengikuti kegiatan UKM tersebut.
"Sementara Sekretariat Kegiatan Menwa sampai saat ini direncanakan akan ditutup. Penutupan itu bersama dengan rencana untuk mencari info meninggalnya saudara Daniel," ujar Makdin di Unika Atma Jaya, Jakarta, Senin (26/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Makdin mengaku belum bisa memastikan penyebab meninggalnya Daniel. Namun, ia mengaku, akan mengunjungi rumah duka sekaligus bertemu dengan keluarga Daniel untuk menindaklanjuti peristiwa kamatian mahasiswanya tersebut.
Makdin mengatakan dugaan perpeloncoan yang terjadi dalam kegiatan Menwa tersebut merupakan hal yang tidak berdasarkan fakta. "Itu hanya spekulasi segelintir mahasiswa saja. Kami belum mau berspekulasi," ujarnya.
Sebelumnya, seorang mahasiswa Universitas Katolik Atma Jaya bernama Daniel Vicli Perdamean Tambunan (18) dinyatakan tewas usai mengkuti kegiatan Pra Pendidikan Dasar Unit Kegiatan Mahasiswa Bela Negara (Menwa) Unika Atmajaya, Senin (26/10) pagi.
"Saudara Daniel meninggal dunia di Rumah Sakit Jakarta setelah dilakukan perawatan sejak Sabtu 24 Oktober 2015, pukul 19.30 WIB," ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unika Atma Jaya Makdin Sinaga di Unika Atma Jaya, Jakarta, Senin (26/10). (utd)