Sebagian besar titik api yang muncul di OKI terjadi di wilayah konsesi sejumlah perusahaan, salah satunya PT Bumi Andalas Permai (BAP). Perusahaan mitra Sinar Mas itu didatangi api dalam tiga tahapan.
Dedi Lubis, salah satu manajer distrik di lahan konsesi PT BAP mengatakan tahap pertama api datang terjadi pada 9 September. Saat itu api muncul dari luar area konsesi dan menyerbu perkebunan Akasia milik PT BAP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi serbuan api itu, fire belt yang sudah dibangun PT BAP tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penanganan kebakaran lahan. Hal tersebut karena api terlalu banyak masuk ke kawasan konsesi.
Sementara tahap ketiga terjadi pada 27 September. Api berasal dari pantai bagian bawah, tepatnya dari Sungai Bogam.
Luas lahan PT BAP di OKI 190 ribu hektare. Dedi berkata, tak semua lahan itu terbakar habis oleh api. Menurutnya, lahan PT BAP yang terbakar tak lebih dari 10 ribu hektare.
"Ttapi tak sampai puluhan ribu," kata Dedi.
Kebakaran lahan tersebut sebagian besar telah berhasil diatasi oleh tim gabungan. Hanya tinggal lokasi tahap tiga yang belum selesai pemadamannya.
"Tahap satu dan dua sudah mop up dan tinggal asapnya. Sementara tahap tiga baru setengah yang mop up," ujar Dedi.
Total personel tim gabungan yang sudah bertugas di lahan konsesi PT BAP ada 1.004 orang. Tim tersebut beranggotakan operator alat berat, 130 anggota TNI, dan masyarakat sipil. (ard)