Pagi ini misalnya, kebakaran lahan yang terjadi di lahan konsesi PT Bumi Andalas Permai (BAP), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, belum juga lenyap meski asap berkurang lantaran hujan kemarin.
Kabut asap tetap menyelimuti area konsesi PT BAP. Jarak pandang pun kembali memburuk, hanya 100-200 meter. Ini jauh berbeda dengan kemarin sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau meminta pemerintah pusat terus berupaya memadamkan api di Sumsel dan Jambi bersama pemerintah daerah kedua provinsi terkait.
“Riau hari ini cerah karena sebagian besar wilayah kami kemarin sore diguyur hujan hampir dua jam. Langit jernih. Jarak pandang 1.500-2.000 meter. Titik api nol. Tapi kalau titik api di Sumsel tak tuntas dipadamkan, dua hari ke depan Riau kolaps lagi,” kata Kepala BPBD Riau Edward Sanger kepada CNN Indonesia.
“Peralatan yang ada sudah berlebih. Alat berat sudah banyak. Kami sudah maksimal memadamkan api, tapi kendalanya ialah kemunculan api secara bersama-sama,” kata Mayor Andre Henry Masengi, Komandan Batalyon Kavaleri 1 Komando Strategi Angkatan Darat di lokasi kebakaran.
Pemadaman api yang krusial di Sumsel ini membuat Presiden Jokowi langsung bertolak menuju Palembang, ibu kota Sumsel, dari Washington pagi tadi usai melakukan lawatan ke Amerika Serikat.
Lihat juga:Dari Washington Jokowi Langsung ke Palembang |