"Masalah itu bom atau bukan, kalau ledakan iya, tapi bom atau bukan tunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Labfor," kata Agus usai olah TKP di kantin Mall Alam Sutera, Tangerang, Rabu (28/10).
"Penuh, kadang tempatnya sampe enggak bisa menampung. Bahkan ada yang mengopi di luar samping kantin," kata Ando saat ditemui di sekitar kantin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, katanya, tidak pernah ada penjagaan khusus dari pihak keamanan di sekitar kantin. "Kantin enggak pernah dijaga, pintu masuk mall aja yang dijaga," katanya.
"Sepi. Banyak yang tutup sejak ada bom pertama," katanya. Apalagi ditambah dengan kejadian ledakan kali ini.
Perketat Pengamanan
Operation Manager Mall Alam Sutera Wawan mengatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan jumlah tenaga sekuriti. Awalnya berjumlah 105 orang kemudian pasca bom pertama bertambah menjadi 130 orang. Sedangkan kamera pengintai Close Circuit Television (CCTV) juga ditambah dari 64 menjadi lebih dari seratus buah.
"Setiap customer yang masuk pasti kami periksa. Kalau masuk ke mall pasti melalui akses pintu mall di situ pasti ada sekuriti dan dilakukan pemeriksaan," kata Wawan.
Kejadian yang berlangsung pada pukul 11.55 WIB siang tadi telah melukai seorang korban. Saat itu korban sedang buang air dan duduk di atas toilet. Kaki korban menderita luka-luka, tepatnya di bawah lutut sebelah kiri. Sedangkan bahan peledak tersebut berada di dalam tong sampah yang tak jauh dari kaki korban.