"Ini informasi yang kita terima dari BPBD Kabupaten Lombok Utara," kata Kepala BPBD NTB H Azhar di Mataram, Selasa.
Menurutnya, sebelum terjadi hujan abu, sempat terjadi letusan sebanyak tujuh kali pada pukul 05.30 Wita, dengan ketinggian asap mencapai 1.300 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kata Azhar untuk mengantisipasi pengaruh akibat abu vulkanik, pihaknya bersama instansi terkait telah menyalurkan sebanyak 4.000 masker kepada warga yang tempat tinggalnya dekat dengan kawasan Gunung Rinjani.
Badan Vulkanologi, kata Azhar telah mengeluarkan status waspada atas Gunung Barujari yang merupakan satu rangkaian dengan Gunung Rinjani.
Menurutnya, meski belum ada peningkatan status, pihaknya telah menyiapkan beberapa skenario untuk evakuasi warga, khususnya yang permukimannya berdekatan dengan Gunung Barujari.
"Skenario ini kami siapkan sebagai antisipasi jika status Gunung Baru Jari menunjukkan peningkatan aktivitas. Ada tiga titik lokasi evakuasi yang disiapkan, yakni di Lombok Utara, Lombok Timur, dan Lombok Barat," ujarnya pula.
Lihat juga:Tiga Gunung Api Tunjukan Aktivitas Tinggi |
"Berdasarkan data yang kami himpun ada 40 ribu warga yang bermukim di sekitar gunung. Mereka ini tersebar di tiga kabupaten yang wilayahnya masuk dalam kawasan Gunung Rinjani," kata dia lagi. (pit/antara)