“Dulu Jakarta swasta yang ambil (mengelola) sampah semua, semua penuh sampah. Yang namanya (pintu air) Manggarai ada kasur, sofa segala macam penuh. Wanprestasi enggak swastanya? Orang mana tahu swasta, orang bilang gubernurnya goblok karena kotor kan,” kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok lantas mencontohkan sejak Pemprov DKI mulai ikut mengurusi pengelolaan sampah hasilnya sudah mulai terlihat yaitu sungai-sungai menjadi lebih bersih.
Ahok mengaku siap menghadapi apapun pertentangan dari pihak-pihak yang menolak pengambilalihan pengelolaan sampah oleh Pemprov DKI.
“Jadi kalau nanti saya ambil alih, Bekasi mau marahin saya, mau apa, ya saya akan hadapi, tapi jelas, saya yang kerja, kalau ini kan nggak, duit dia (swasta) yang dapat, terus Bekasi juga nggak dapat, cuma masyarakat Bekasi tanda kutip yang dapat, kalau mau total masyarakat Bekasi yang dapat, uangnya masuk APBD Bekasi dong,” beber Ahok.
(obs/obs)