Penutupan ini sesuai dengan Notam yang diterbitkan untuk Bandara Internasional Lombok dan Bandara Selaparang Lombok.
"Sesuai Notam nomor B2715/15 dan C3514/15, Bandara Internasional Lombok (Lombok Praya) dan Bandara Selaparang Lombok penutupannya diperpanjang sampai dengan Minggu (08/11) pukul 07.45 WIB (estimasi) karena masih terdampak aktivitas Gunung Rinjani (debu vulkanik)," ujar Kapuskom Kementerian Perhubungan J.A. Barat dalam keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, sejumlah penerbangan dari dan menuju Lombok lumpuh.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Nusa Tenggara Barat, telah membagikan 11.500 masker ke sejumlah desa yang terkena dampak abu debu vulkanik. (adt)