Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Perhubungan, disebutkan bahwa Manajemen Crisis Center Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melakukan evaluasi mengenai erupsi Gunung Barujari Rinjani pada pukul 21.30 WITA. Evaluasi ini memperhatikan data satelit Himawari, BMKG, dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC).
Aktivitas vulkanis di Gunung Barujari meningkat dan mulai erupsi pada Rabu (4/11) lalu. Sejak saat itu aktivitas penerbangan pun kerap terganggu di sejumlah bandar udara di sekitar Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT