Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad mengungkapkan bahwa permintaan agar munas segera dilaksanakan juga diutarakan oleh petinggi di kubu Aburizal Bakrie.
"Ada Airlangga Hartanto, Ade Komaruddin, Setya Novanto mau tapi masih malu-malu, Mahyudin, ada juga Aziz Syamsuddin," kata Fadel saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Senin (9/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi Pak Aburizal Bakrie tak mau konflik semakin tajam," ujarnya.
Sayangnya, Fadel tak bisa memprediksi kapan dan siapa yang akan menyelenggarakan munas. Dia masih bingung apakah Partai Golkar hasil Munas Riau di 2009 atau hasil munas lain yang berhak melaksanakan munas.
"Ini belum firm mau menggunakan yang mana, Riau, Jakarta, atau Bali. Biarkan setahap demi setahap saja," katanya.
Meski begitu, Fadel berpendapat bahwa pelaksanaan munas di waktu dekat, yaitu akhir 2015 atau awal 2016, tidaklah mendesak. Ada hal lain yang menurutnya lebih mendesak dibandingkan pelaksanaan munas.
Hal lain tersebut adalah pagelaran Pilkada 2015 yang pelaksanaannya tinggal satu bulan lagi. "Munas tak mendesak, yang mendesak adalah memenangkan pilkara di daerah."
"Kita lihat saja perkembangan, setiap hari ada pembicaraan, perundingan juga berjalan dengan efektif," kata Fadel. (obs)