"Saya kaget tentang info bahwa untuk menemui Presiden Obama harus mengunakan jasa lobi tertentu," kata OC Kaligis seperti dikutip dari Antara, Rabu (11/11).
Kaligis menyatakan sudah bertemu Obama dua kali yaitu tanggal 5 Agustus 2012 dan 4 Agustus 2013. Sebelum bertemu orang nomor satu Abang Sam itu dirinya mengirimkan surat secara tertulis dan melalui e-mail. Beberapa hari kemudian dijawab oleh staf kepresidenan Abang Sam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertemuan pertama dengan Obama, Kaligis mengunakan jas dan pakaian resmi dan saat berjumpa yang kedua memakai batik dengan corak Papua warna kemerahan.
"Kalau saya tidak masuk penjara, mungkin saya sudah tiga kali bertemu Obama," katanya.
"Kemlu tidak menggunakan 'lobbyist' (pelobi) atau tidak membayar 'lobbyist' (pelobi) dalam mempersiapkan kunjungan Presiden Jokowi ke Amerika," kata Menlu Retno dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu sore.
Pernyataan tersebut disampaikan Menlu RI untuk membantah berita yang beredar bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke AS difasilitasi oleh pelobi asing. (antara/bag)