Selain itu, Jokowi sendiri mengatakan pemerintah Indonesia akan membahas masalah-masalah global termasuk upaya memerangi terorisme dalam pertemuan G20 yang akan dihadirinya di Turki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah Indonesia belum mendapatkan informasi lengkap mengenai peristiwa tersebut. Dia juga mengatakan belum ada informasi soal warga Indonesia yang menjadi korban.
Lihat juga:Detik-detik Serangan Teror di Paris |
Sebagai antisipasi, kata JK, Indonesia mesti bisa mencegah penyebaran paham radikalisasi lewat pendidikan. Selain itu, diperlukan juga intelijen yang baik agar kejadian serupa tidak terjadi. (Ikuti Perkembangannya di Fokus: Paris Diserbu)
"Seperti yang dikatakan Presiden, Indonesia terkejut dan tentu mengutuk semua aksi seperti itu. Kita kan sudah mengalami bagaimana akibat dari teror seperti itu," ujarnya.
Setidaknya enam serangan terpisah terjadi di waktu yang hampir bersamaan di Paris. Serangan bertepatan dengan penyelenggaraan pertandingan sepak bola antara Perancis melawan Jerman, Jumat malam waktu setempat.