Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyatakan kondisi tersebut menyebabkan Status Siaga 1 atau paling berbahaya karena di atas 200 cm.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tidak perlu panik. Banjir yang akan terjadi diperkirakan tidak akan besar karena hujannya hanya lokal dan sesaat saja. Banjir yang menggenangi permukiman yang ada di bantaran sungai,” tuturnya.
“Masyarakat diimbau tetap waspada. Hujan kali ini adalah permulaan dari musim hujan. Puncak hujan diperkirakan Januari 2016 mendatang sehingga risiko banjir juga akan meningkat,” ujarnya.
Adapun kronologi kenaikan tinggi muka air di Bendung Katulampa adalah sebagai berikut:
Pukul 18.00 WIB, Tinggi Muka Air (TMA) 50 cm H (siaga 4).
Pukul 18.10 WIB, TMA 70 cm H (siaga 4).
Pukul 18.20 WIB, TMA 90 cm H (siaga 3).
Pukul 18.30 WIB, TMA 110 cm H (siaga 3).
Pukul 18.40 WIB, TMA 130 cm H (siaga 3).
Pukul 18.50 WIB, TMA 150 cm H (siaga 2).
Pukul 19.00 WIB, TMA 170 cm H (siaga 2).
Pukul 19.10 WIab, TMA 210 cm H (siaga 1). (obs)