Seperti diketahui, Jokowi memutuskan untuk menanggalkan status gubernur yang dipegangnya dan maju dalam Pemilihan Presiden 2014. Keputusan tersebut pada akhirnya membuat Ahok, sapaan Basuki, yang berstatus sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta naik pangkat menjadi Gubernur DKI.
Ahok pun mengaku posisi Jokowi yang saat ini menjadi Presiden Indonesia sangat membantu Ahok selama memimpin Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mengaku dekat dengan Jokowi dan mendapat banyak bantuan, Ahok mengatakan dirinya juga dekat dengan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla. Bahkan, Ahok mengaku sempat lebih dekat dengan JK sebelum akhirnya dekat dengan Jokowi.
"Produksi terbaik dari Jawa Tengah saja hanya mampu memproduksi satu bus per hari, padahal kami butuh ribuan. Makanya ini kesulitan membeli bus," kata Basuki saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/11).
Ahok menambahkan, dengan hitung-hitungan satu bus per hari maka Pemprov DKI hanya mendapatkan paling banyak 365 bus setiap tahun. Jika ditambah dengan libur hari raya maka Jakarta hanya mendapat 300 bus saja. (bag)