Menurut Pengamat Terorisme, Noorhuda Ismail, skenario ini ditujukan untuk membangun simpati kelompok yang awalnya menentang ISIS.Tak heran jika dengan skenario ini kelompok atau sempalan- sempalan yang tadinya terbelenggu kesepian takut beraksi akan tergugah untuk beraksi kembali.
"Ini opini atau skenario jebakan yang harus diwaspadai. Seakan menjadi alarm bagi kelompok yang pecah atau sempalan-sempalan", ungkap Noorhuda kepada Damar Sinuko dari CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT