Seperti dilansir detikcom, Anita mengatakan akan ada proses seleksi yang ketat bagi para bakal calon siswa. Pihaknya hanya akan memilih anak-anak yang pintar namun berasal dari masyarakat kurang mampu.
Dia mengungkapkan, ini bukan sekolah unggulan pertama yang didirikan CT Arsa Foundation. Sebelumnya, sekolah serupa telah didirikan di Medan, Sumatera Utara. Dia menjelaskan dari 261 siswa lulusan SMA Unggulan CT Foundation Medan berhasil masuk perguruan tinggi negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, dia berharap nantinya SMA Unggulan CT Foundation Solo juga dapat menghasilkan lulusan-lulusan terbaik, sama seperti sekolah yang berada di Medan.
"PAUD ini untuk memberikan pelatihan khusus dalam pembinaan karakter anak-anak usia dini (0-6 tahun). Usia ini merupakan penting untuk membangun dasar kemampuan akademik, kreativitas, kecerdasan moral," sebutnya.
Selain PAUD, CT Foundation juga memiliki program Mobil Pintar. Ini disiapkan bagi anak-anak di daerah pelosok yang sulit mendapatkan pelayanan pendidikan.
Di bidang kesehatan, CT Foundation menyediakan sejumlah mobil kesehatan. Mobil ini dikerahkan bagi masyarakat yang tidak dapat menjangkau pelayanan kesehatan. Program ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah, Puskesmas dan rumah yatim piatu. Dia mengungkapkan sebanyak 16.748 masyarakat telah dilayani sepanjang tahun 2015.
CT Foundation juga telah meyiapkan Yayasan Mitra Netra, lembaga penyedia dan pengembang layanan bagi tunanetra.
"Ini untuk meningkatkan kualitas dan partisipasi tunanetra di bidang pendidikan dan pekerjaan," katanya. (stu)