Pimpinan KPK Johan Budi Sapto Pribowo menyatakan Bandung dipilih sebagai kota penyelenggara Festival Antikorupsi 2015 lantaran ditunjang oleh kelengkapan infrasturktur yang memadai serta memiliki antusiasme keterlibatan publik yang cukup tinggi.
"Kami berharap festival ini nantinya tidak berakhir menjadi sebatas seremonial. Harapannya gelaran akbar ini setidaknya membekas dalam sanubari masyarakat," ujar Johan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Selasa (24/11).
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun memastikan Festival Antikorupsi 2015 bakal digelar secara meriah dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kota Kembang. Kesiapan gelaran acara tahunan itu dijanjikan bakal bergulir secara meriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memanfaatkan antusiasme keterlibatan publik yang tinggi di kotanya, Emil menggalakkan kampanye antikorupsi melalui kegiatan publik dengan menggandeng komunitas di Kota Bandung yang jumlahnya diklaim mencapai lebih dari 5.000 komunitas.
Emil mengaku telah menginstruksikan sekolah-sekolah, tempat bisnis dan hiburan, serta tempat publik lainnya untuk memasang poster dan media kampanye lainnya guna memeriahkan suasana Festival Antikorupsi 2015.
"Kami juga telah menginstruksikan lebih dari 4.000 masjid untuk mengusung tema khotbah antikorupsi secara serentak," kata Emil.
Festival Antikorupsi merupakan acara tahunan yang ditandai dengan rangkaian acara bertemakan kampenye antikorupsi. Festival Antikorupsi tahun sebelumnya digelar di Yogyakarta. (meg)