"Untuk tahun 2015 ini, pembangunan sepanjang 16 kilometer dan saat ini sudah mencapai target penyelesaian 80 persen," ujar Hermanto, seperti dikutip dari keterangan tertulis Tim Komunikasi Presiden.
"Keberadaan kereta api ini merupakan munculnya peradaban baru bagi masyarakat Sulawesi Selatan," kata Syahrul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat meninjau, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai bahwa konstruksi rel kereta api dari Makassar ke Parepare dan nantinya terhubung ke Manado sudah terlihat. "Memang saat ini baru mencapai 16 kilometer sampai akhir tahun, diharapkan tahun depan ke Parepare sekitar 145 kilometer terealisasi. Tahun depan juga mulai dibangun dari Manado ke sini," katanya.
Sumber Daya Lokal
Selama pembangunan jalur kereta api ini, Jokowi meminta kepada Hermanto agar tetap menggunakan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat sekitarnya. "Manajemen dan karyawan semua dari masyarakat daerah," katanya.
Selain tenaga kerja yang memanfaatkan sumber daya dari masyarakat sekitar, tutur Jokowi, semua gerbong dan lokomotif pengerjaan proyek ini dibuat di PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA), bantalan rel dari PT Wijaya Karya, dan pengunci rel dari PT Perindustrian Angkatan Darat (PINDAD).
Hanya rel yang didatangkan dari Jepang. Kereta ini nanti, kata Jokowi, dapat melaju hingga 200 kilometer per jam. (sur)