Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan perayaan Hari Ulang Tahun ke 51 Partai Golkar, di Kantor DPP Slipi, malam ini, Kamis (26/11).
"Posisi Partai Golkar adalah sahabat pemerintah yang berada di seberang jalan. Tapi sahabat sejati bukan hanya memberikan pujian, tidak ada hal lebih berbahaya dari seorang teman yang kerjanya memuji," kata Aburizal yang akrab dipanggil Ical.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Partai Golkar dan Koalisi Merah Putih akan mengulurkan tangan di masa sulit dan berkata betapa pahitnya bukan yang baik-baik saja," ujarnya.
Lihat juga:JK Serahkan Dugaan Suap MKD ke Kepolisian |
Selain itu, dalam pidatonya ia juga sempat menyinggung dinamika internal partai saat pidatonya. Berangkat dari hal ini, Ical berharap agar konflik yang terjadi segera usai dan menyatakan siap untuk berdamai saat proses hukum telah selesai.
"Apakah kita siap berdamai dan bersatu kembali?," tanya Ical kepada para peserta yang hadir.
Menjawab pertanyaan itu, mayoritas peserta yang hadir pun secara kompak menjawab 'siap' yang disertai riuh tepuk tangan.
"Sudah tampak cahaya perdamaian, Agar Golkar tetap berdiri Jangan menggunting dalam lipatan, Jangan menohok kawan sendiri," ucap Ical.
Seperti diketahui, puncak perayaan Hari Ulang Tahun Partai Golkar kali ini dihadiri sejumlah tokoh senior, perwakilan partai Koalisi Merah Putih (KMP), dan Partai Demokrat.
Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dijadwalkan hadir telah tiba pukul 19.25 WIB dengan disambut Ketua Umum Partai Golkat hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie. Sedangkan petinggi KMP tampak lengkap menghadiri acara ini di antaranya Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo, dan Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani.
Sementara Wakil Ketua DPR sekaligus politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah dan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz datang sebelum Jusuf Kalla tiba ke lokasi acara. (dim)