“Operasi jalan terus. (Tewas) itu bagian dari risiko. Kalau dia tidak tertembak, kami yang tertembak. Tidak hanya di Poso, di Jakarta kalau penggerebekan (teroris) juga begitu,” kata Kapolri Jenderal Badrodin usai mengikuti rapat di kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin petang (30/11).
Hari Minggu kemarin, Sersan Kepala Zainuddin tewas ditembak orang tak dikenal yang diduga merupakan bagian dari jaringan kelompok teroris Santoso. Zainuddin merupakan anggota Tim Bravo15 yang sedang menjalankan operasi Camar Maelo IV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami teruskan sampai operasi selesai Januari,” kata Kapolri. Operasi Camar Maleo IV tepatnya akan berakhir pada 9 Januari 2016.
Mereka memburu Santoso yang disebut bersembunyi di gunung dan hutan. Namun hingga kini Santoso masih belum tertangkap.
Lihat juga:Kelompok Santoso, Sel Jihad Aceh di Celebes |