Menurut Kapolda NTT Brigadir Jenderal Endang Sundjaya, gambar logo mirip ISIS itu ditempel di beberapa warung dan rumah-rumah di dekat sebuah TPS.
"Dicat dengan pilok (cat semprot), kalau saya lihat mirip (logo ISIS) saja," kata Endang kepada CNN Indonesia, Selasa (1/12).
Polda NTT menurut Endang tengah menyelidiki pembuat gambar logo ISIS ini. Sejauh ini diperkirakan hal itu adalah ulah orang yang ingin memanfaatkan momen Pilkada serentak di NTT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endang juga mengimbau agar masyarakat tak terpancing dengan adanya gambar-gambar semacam ini. Sejauh ini kondisi keamanan di NTT belum ada gangguan berarti.
"Mudah-mudahan tidak ada gangguan hingga pelaksaan Pilkada serentak nanti bisa berjalan sukses," kata Endang.
Namun setelah diperiksa, ketiganya dilepas karena dinilai tak terbukti.
Petugas hanya mengamankan beberapa benda terkait ISIS seperti bendera dan gambar logo ISIS, alat pembuat bendera dan logo. (sur)