"Sebenarnya tentara punya kapasitas untuk lakukan operasi jauh di dalam hutan. Tapi menurut UU, tentara bisa melakukan operasi kontra terorisme kalau diundang secara eksklusif oleh polisi," kata Sydney saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (3/12).
Lihat juga:Pengamat Sebut Jaringan Santoso Kuat |
"Saya enggak tahu bagaimana status legal dari Operasi Camar Maleo IV, apakah legal atau tidak. Karena setau saya tidak ada UU yang akomodir hal tersebut," ujar Sydney menegaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini perlu dipertegas kembali," katanya.
Camar Maleo, yang menjadi nama sandi operasi pencarian Kelompok Santoso kini memasuki perjalanannya yang keempat. Dalam sebuah kesempatan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti pun sempat menargetkan harus meringkus Santoso sebelum akhir tahun ini.
Operasi Camar Maleo juga turut melibatkan satuan personel dari Tentara Nasional Indonesia, untuk dikerahkan ke wilayah kecamatan Poso.
Lihat juga:Kapolri Pastikan Kelompok Santoso Tembak TNI |
Zainuddin merupakan anggota TNI dari Tim Bravo15 saat itu sedang sedang menjalankan Operasi Camar Maleo IV. (utd)