"Total korban tewas menjadi 18 orang, satu korban baru saja meninggal di RS Sumber Waras," kata Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Komisaris Besar Pol Musyafak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, seperti dilansir dari ANTARA.
Saat ini 15 jenazah korban sudah ada di Ruang Jenazah RSCM, tiga jenazah korban lainnya masih di Rumah Sakit Atma Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara enam korban yang terluka masih menjalani perawatan, dua orang di Rumah Sakit Sumber Waras, tiga orang di Rumah Sakit Atma Jaya, dan satu orang di Rumah Sakit Tarakan.
1. Wahyu (40), warga Kampung Duri RT 005/014, Cengkareng, meninggal saat perjalanan ke Rumah Sakit Atmajaya.
2. Elimah (19), warga Kalideres, meninggal di Rumah Sakit Atmajaya karena perdarahan dalam.
3. Agus Muhammad Irfan (37), warga Kampung Darawati RT 3 RW 1, Kec Cipatujang, Kab Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal di Rumah Sakit Sumber Waras.
4. Asmadi (35), warga yang menurut identitas di KTP-nya beralamat di Purwawinangun, Kuningan, Jawa Barat, meninggal di Rumah Sakit Sumber Waras.
Adapun dua korban tewas terakhir diketahui merupakan kernet dan sopir Metromini nahas tersebut.
Sebelumnya diberitakan bahwa KRL 1528 menyambar Metromini 80 yang menerobos palang perlintasan kereta api Muara Angke, Jakarta Utara, pada hari ini 08.48 pagi. Sebanyak 13 penumpang Metromini tewas di tempat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi.