Sopir diketahui bernama Asmadi (35) sementara kernet bernama Agus Muhammad Irfan (37).
Sebelumnya, polisi menetapkan sopir sebagai tersangka yang kala itu masih kritis. Tetapi, kasus ini dihentikan karena tersangkanya telah tiada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
M. Said, seorang saksi yang berada di lokasi mengatakan, Metromini tersebut menerobos palang kereta yang hanya 3/4 menutup jalan. Padahal, KRL sudah berada sekitar 50 meter dari palang pintu dan akhirnya tabrakan tak dapat dielakkan.
KRL menabrak bagian samping kanan Metromini dan terseret sampai 200 meter dan akhirnya tersangkut pondasi peron stasiun.
Corporate Communication Manager PT KAI Commuter Jabodetabek (KJC) Eva Chairunnisa mengatakan, evakuasi berlangsung lama sekitar tiga jam karena bodi Metromini terjepit kereta dan tersangkut pondasi peron.
Eva menambahkan KRL tidak bisa ditarik mundur, harus dievakuasi dari depan, sementara Metromini yang kondisinya hancur masih menghadang badan kereta.
Evakuasi selesai sekitar pukul 12.30. Petugas telah membawa kereta KRL Commuter Line ini ke Stasiun Bukit Duri.